Senin, 26 November 2012

MENCINTAIMU


mencintaimu secara sederhana
sesederhana apa yang aku tau tentangmu
mengagumimu sebisaku
sebisa anganku bayangkan hadirmu disisiku
hanya aku, sejuknya pagi, panasnya siang dan dinginnya malam yang tau
karena sampai saat ini aq masih bermimpi
dan yang aku takutkan ketika aku bangun nanti
tak ku temukan dirimu disisi
*kata" seorang sahabat

Minggu, 18 November 2012

MUSLIMAH


Muslimah itu...
fitrahmu lembut tercipta,
halus kulitmu, manis tuturmu,
tulus hatimu,
setulus rasa membisik jiwa,
sehangat cinta, sejernih kasih
manjamu.. lembutmu…
bukan jadi lemahmu!

KISAHKU TENTANG ORANG TUAKU


hari ini adalah hari yang bahagia untuk kita semua yang ada di ruangan ini

kebahagiaan akan terasa lebih lengkap
apabila kita dikelilingi oleh orang-orang yang kita cintai
berbicara tentang cinta
ada beberapa orang yang tentunya tidak diragukan lagi ketulusan cintanya
dan tidak akan pernah melepaskan cinta mereka untuk kita
yaitu keluarga terutama ORANG TUA

Selasa, 13 November 2012

UNTUK SAHABATKU

iseng" karena tidak bisa tidur tadi malem aku membuka lembaran chicken soup yang ada di lemari buku. mungkin dengan membaca kisah" didalamnya aq bisa cepat mengantuk dan tidur. ku buka lembar demi lembarnya, lalu tiba pada lembar dengan judul yang menarik mataku "BERSAHABAT SELAMANYA", demikian tertulis judul salah satu tulisan di chicken soup. mulai saja aku baca, dan itu yang mengantarkan aku pergi ke alam mimpi dengan menyimpan sejuta kerinduan untuk sahabatku.

tulisan itu cukup sederhana, namun cukup menarik bagiku. tulisan itu bercerita tentang seseorang yang mempunyai sahabat yang selalu bersama. akan tetapi karena waktu dan kondisi, mereka tidak lagi bisa selalu bersama seperti dulu. dalam buku itu juga menuliskan sebuah puisi. akupun mulai melihat kebelakang, apa yang telah aku lalui, rasanya puisi itu cocok untukku dan sahabatku.


PERUBAHAN

"bersahabat selamanya", demikian kau janjikan.
"bersama sampai akhir masa"
kita melakukan segalanya berdua
kau adalah sahabatku

ALONE

Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi… Sepi dan sendiri aku benci.
Aku ingin bingar. Aku mau di pasar.
Bosan aku dengan penat,
dan enyah saja kau, pekat!
Seperti berjelaga jika aku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ahh.. ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya?
Biar terderai,
atau… aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
(Dian S. ~> Tentang Seseorang AADC)